Ramadan sebagai Momentum Peningkatan Iman dan Kinerja ASN Kemenag Padang Lawas Utara

Yuk kunjungi situs resmi Kemenag Paluta di https://kemenagpaluta.id/ untuk mendapatkan informasi lengkap seputar layanan, berita, agenda kegiatan, dan inovasi terbaru yang selalu update, resmi, dan terpercaya

Tausiyah KULIBAS

Gunungtua (Humas), Kegiatan Ramadan menjadi momen istimewa bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Padang Lawas Utara dalam meningkatkan kualitas ibadah dan memperbanyak amal kebaikan. Momentum bulan suci ini dimanfaatkan untuk memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di lingkungan kerja. Senin, (23/02).

Berbagai aktivitas keagamaan dilaksanakan secara rutin, di antaranya tadarus Al-Qur’an, Shalat Dzuhur berjamaah, serta ceramah singkat (kultum) setelah pelaksanaan shalat. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti oleh seluruh ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang Lawas Utara.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang Lawas Utara, H. Mara Timbul Daulay, S.Pd., MM., turut hadir dan bertindak sebagai imam pada pelaksanaan Shalat Dzuhur berjamaah. Turut hadir pula para Kepala Seksi, Penyelenggara, serta seluruh ASN Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang Lawas Utara yang bersama-sama mengikuti rangkaian kegiatan Ramadan tersebut.

Dalam ceramah singkatnya, H. Rosiddin Harahap, S.Pd., menyampaikan pesan bahwa puasa merupakan ibadah yang terasa berat bagi mereka yang tidak memiliki keimanan yang kuat. Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kesabaran, pengendalian diri, serta keikhlasan dalam beribadah.

“Puasa adalah ibadah yang pelaksanaannya hanya diketahui oleh Allah SWT. Karena itu, puasa menuntut keikhlasan dan keteguhan hati dari setiap Muslim yang menjalankannya. Di sinilah letak keistimewaannya, karena puasa membentuk pribadi yang jujur, sabar, dan bertakwa,” ujar H. Rosiddin Harahap.

Ia juga mengingatkan bahwa Ramadan hendaknya dijadikan sebagai madrasah pembinaan diri, tidak hanya dalam aspek spiritual, tetapi juga dalam meningkatkan tanggung jawab sebagai abdi negara.

“Jika Ramadan dijalani dengan sungguh-sungguh, maka setelahnya kita akan menjadi pribadi yang lebih baik, lebih disiplin, dan lebih bertanggung jawab, baik sebagai hamba Allah maupun sebagai ASN yang melayani masyarakat,” tambahnya.

Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan seluruh ASN di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia khususnya Kabupaten Padang Lawas Utara semakin meningkatkan integritas, profesionalitas, serta semangat pengabdian kepada masyarakat. Ramadan tidak hanya menjadi momentum peningkatan spiritualitas, tetapi juga sarana memperkuat etos kerja dan komitmen pelayanan publik yang prima.

Suasana kebersamaan dan kekhusyukan yang terbangun diharapkan terus terjaga, sehingga nilai-nilai Ramadan dapat terinternalisasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di lingkungan Kementerian Agama.(HW).



Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT