Pembiasaan Membaca Ayat-Ayat Pendek di MIN 6 Paluta: Melatih Keimanan dan Kedisiplinan Siswa Lewat Rutinitas Pagi

MIN 6 Paluta rutin melaksanakan pembiasaan membaca ayat-ayat pendek di waktu pagi sebagai upaya menanamkan nilai religius dan membentuk karakter disiplin siswa sejak dini. Terlihat para siswa berbaris rapi di halaman sekolah sambil dipandu guru untuk membaca ayat-ayat pendek secara bersama-sama, sehingga kegiatan ini tidak hanya memperkuat hafalan Al-Qur’an, tetapi juga melatih kekompakan, keberanian, dan kesiapan mereka dalam memulai proses belajar.

Seluruh siswa berbaris rapi dan mendengarkan bacaan ayat-ayat pendek yang di sampaikan oleh temannya

MIN 6 (Humas), Pelaksanakan kegiatan pembiasaan membaca ayat-ayat pendek diwaktu pagi yang melibatkan seluruh siswa kelas dasar. Seluruh siswa berpakaian seragam merah putih berjajar rapi di halaman sekolah, anak laki-laki mengenakan peci dan anak perempuan berhijab, sedangkan seorang guru memimpin kegiatan di depan barisan. Kegiatan dimulai setelah apel singkat, setiap kelompok secara bergantian membaca ayat-ayat pendek yang dipilih oleh guru, diikuti pengulangan bersama untuk memperkuat hafalan dan pengucapan. Suasana tampak tenang namun bersemangat, diiringi suasana alam sekitar sekolah yang terbuka. Selasa, 11 November 2025

Tujuan utama program ini adalah menanamkan nilai spiritual, meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an secara tartil, serta membentuk karakter disiplin dan rasa kebersamaan. Selain membaca, guru juga memberi penekanan pada makna singkat ayat yang dibaca agar siswa tidak sekadar menghafal tetapi juga memahami pesan moralnya. Program dilakukan rutin setiap minggu agar menjadi kebiasaan sehari-hari yang melekat pada siswa sejak dini.

“Kegiatan pembiasaan membaca ayat-ayat pendek ini sangat penting karena memberikan bekal religius dan moral bagi anak sejak usia dasar. Selain itu, rutin membaca di depan kelas atau di lapangan secara bergantian juga melatih keberanian dan kepercayaan diri siswa,” ujar Kepala MIN 6 Paluta  

Jika dilaksanakan konsisten dan berkesinambungan , pembiasaan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan baca Al-Qur’an siswa, tetapi juga memperkuat karakter disiplin, rasa hormat, percaya diri, dan kebiasaan belajar yang baik. Selain itu, keterlibatan guru dan orangtua secara sinergis akan mempercepat capaian pembelajaran dan membuat hasilnya berkualitas serta berkelanjutan.

Dengan perbaikan teknis dan dukungan seluruh guru, kepala madrasah, orangtua, dan masyarakat setempat, kegiatan pembiasaan membaca ayat-ayat pendek di MIN 6 Paluta punya potensi menjadi model pembiasaan keagamaan yang efektif di tingkat dasar.amF6#

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT