Launching Aplikasi SRIKANDI: MIN 6 Paluta Resmi Masuki Era Tata Kelola Persuratan Digital

Yuk kunjungi situs resmi Kemenag Paluta di https://kemenagpaluta.id/ untuk mendapatkan informasi lengkap seputar layanan, berita, agenda kegiatan, dan inovasi terbaru yang selalu update, resmi, dan terpercaya.

Saat Kegiatan

MIN 6 Paluta (Humas), Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 6 Padang Lawas Utara (Paluta) resmi memasuki era baru tata kelola persuratan digital. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Launching Aplikasi SRIKANDI yang dirangkaikan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek). Kegiatan tersebut diikuti secara penuh oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) MIN 6 Paluta dengan suasana penuh semangat dan antusias.  Kamis (21/08)

Aplikasi SRIKANDI merupakan sistem persuratan dan kearsipan digital terintegrasi yang dikembangkan pemerintah untuk mendukung terciptanya birokrasi modern, transparan, efektif, dan efisien. Kehadiran aplikasi ini di lingkungan madrasah diyakini mampu mempercepat arus komunikasi, memperkuat tertib administrasi, serta mempermudah proses layanan publik.

Dalam kegiatan ini, Kepala MIN 6 Paluta, Rosmaida Harahap, S.Pd.I, tampil sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, beliau menegaskan bahwa implementasi SRIKANDI merupakan langkah strategis yang wajib dipahami dan dikuasai oleh seluruh ASN. “Transformasi digital tidak bisa dihindari. Sebagai ASN Kementerian Agama, kita harus siap beradaptasi dengan perkembangan zaman agar pelayanan publik semakin cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkap Rosmaida.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dengan penggunaan aplikasi SRIKANDI, proses persuratan yang sebelumnya dilakukan secara manual kini dapat diselesaikan lebih ringkas dan terdokumentasi dengan baik. Hal ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa madrasah telah siap untuk berkontribusi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berbasis elektronik (e-government).

Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan Miftahurrahman Ritonga, S.Th.I., M.Si, yang memberikan penjelasan teknis mengenai penggunaan aplikasi, mulai dari pembuatan konsep surat, proses disposisi elektronik, hingga mekanisme pengarsipan digital. Ia menekankan pentingnya keterampilan ASN dalam mengoperasikan aplikasi ini.

“SRIKANDI bukan hanya alat kerja, melainkan bagian dari budaya baru birokrasi modern. Karena itu, kita semua harus serius menguasainya,” ujarnya.

Para ASN MIN 6 Paluta terlihat sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian bimtek. Tidak hanya mendengarkan materi, mereka juga melakukan praktik langsung dengan menggunakan aplikasi untuk membuat dan mendisposisikan surat secara digital. Antusiasme ini menjadi bukti bahwa ASN madrasah siap untuk berubah dan berkembang menuju sistem administrasi yang lebih maju.

Dengan terlaksananya launching dan bimtek ini, MIN 6 Paluta secara resmi menegaskan komitmennya untuk mendukung program digitalisasi birokrasi melalui penerapan Aplikasi SRIKANDI. Transformasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan administrasi madrasah, memperkuat akuntabilitas, dan mempercepat tercapainya visi Kementerian Agama dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang bersih, modern, dan terpercaya. (HM6)

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT