
Manfaat literasi bagi siswa antara lain memperkaya wawasan, meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan komunikasi, memperluas kosakata, serta mengasah kreativitas dan imajinasi, dan jika ingin mengetahui dunia maka banyak membaca, begitu juga jika ingin dikenang maka menulislah
Kunjungan Seketaris Arsip
Tanjung Salamat (Humas)—MTsN 4 Paluta mendapatkan keistimewaan pada hari sabtu tanggal 25 Oktober 2025, kunjungan Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara yang diwakili oleh Seketaris Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip, Drs.Alpian Hutahuruk, M.Pd. Moment ini sambut dengan hangat oleh civitas akademik MTsN 4 Paluta, acara berlansung di halaman madrasah pada pukul 09.00 WIb.
Sebagai Kepala MTsN 4 Paluta, Lina Harahap, M.Pd.I mengucapkan rasa syukur atas kunjungan Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara, yang diwakili oleh Drs.Alpian Hutahuruk, M.Pd, besar harapannya bagi madrasah agar dapat diberikannya bimbingan dan arahan baik pada guru dan seluruh siswa agar bagaimana dan mulai mencintai literasi didalam kehidupan mereka, ungkpanya.
Sebelumnya kamad menjelaskan kurikulum vitae dari Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip, Drs.Alpian Hutahuruk, M.Pd, meupakan Putra daerah padang lawas utara, bertempat di simpang portibi adalah orang tua Alpian Hutahuruk, karya yang diukir dibidang Pendidikan begitu banyak. Adapun Sebagian kecil adalah kepala sekolah di sibolga, kepala dinas sibolga dan sekarang menjabat ini sebagai seketaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara.
Dalam hal ini sebagai seketaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara, Alpian Hutahuruk menyampaikan kepada seluruh siswa agar mulai mencintai literasi diusia dini, karena puncak usia siswa merupakan proses mulai mencoba hal-hal baru di dalam hidup, untuk itu manfaatkanlah sedemikian rupa agar kelak tidak merugi, mulai dari bertahap mencoba untuk membaca buku dalam sehari beberapa lembar sehingga dari beberapa lembar dikemudian hari bertambah menjadi 1 buku.
Dan juga manfaat literasi bagi siswa antara lain memperkaya wawasan, meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan komunikasi, memperluas kosakata, serta mengasah kreativitas dan imajinasi, dan jika ingin mengetahui dunia maka banyak membaca, begitu juga jika ingin dikenang maka menulislah, untuk itu jadilah pembaca yang baik, Karena dengan membaca membentuk pola pikir dan karakter, contoh negara yang pesat litarasinya Swedia, Singapure dan Malaysia, pesannya.
Atas kehadiran seketaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara, besar harapan kepada siswa untuk mengubah pola piker agar mencintai buku sehingga dapat menambah wawasan dan berkomunikasi yang kritis. Begitu juga madrasah dapat dijadikan sebagai salah satu wadah untuk menyediakan buku, dalam mengembangkan minat siswa dalam bidang literasi. (HS)